Bilangan pecahan dinyatakan dengan
A/B atau
dimana A adalah pembilang dan B adalah penyebut.
A. PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN PECAHAN
Untuk
melakukan operasi penjumlahan atau pengurangan bilangan pecahan harus
menyamakan dahulu penyebutnya.
Contoh 1 :
Contoh 2 :
B. PERKALIAN BILANGAN PECAHAN
Operasi
perkalian bilangan pecahan dilakukan dengan cara mengalikan pembilang dengan
pembilang dan penyebut dengan penyebut.
Contoh
3 :
C. PEMBAGIAN BILANGAN PECAHAN
Operasi
pembagian bilangan pecahan hakekatnya adalah perkalian bilangan tesebut dengan
pecahan kebalikannya.
Contoh
4 :
D. PECAHAN BENTUK LAINNYA
Bilangan pecahan dapat memiliki bentuk
lainnya, misalnya dalam bentuk persen dan desimal.
Contoh :
75
% = ¾
50
% = ½
0,125
= 1/8
0,25
= 1/
4
Soal :
1.
UN 2009
Jawaban :
Hitam
= 2 Total Kotak = 8
Jadi 2/8 = 1/4
2. UN
2009
Jawaban :
Luas tanah = Kolam Ikan + Keramik +
Rumput Luas Seluruh
Tanah =
20/7 x Rumput
= ¼ + ⅖ + Rumput
= 5 + 8 + Rumput = 20 x



= 13 +
Rumput = 20 x 20
20 = 400 m2
Rumput =
Luas Tanah – 13/20 Luas Kolam Ikan = ¼ x 400
= 20/20 - 13/20 = 100 m2


3. UN 2010 dan UN 2011
Ibu
membeli 40 kg gula pasir. Gula itu akan dijual eceran dengan dibungkus plastic
masing-masing beratnya ¼ kg. Banyak kanong plastic berisi gula yang diperlukan
adalah ……
Jawaban :
Kantong plastik yang diperlukan = 40 : ¼
= 40 x 4
= 160 kantong
4. UN 2011
Diketahui pecahan :
0,4 ; 3/8; 15%;
dan 0,25. Urutan pecahan dari terkecil ke terbesar adalah …….
Jawaban :
0,4 ; 3/8; 15%; 0,25
4/10; 3/8; 15/100;
25/100
40/100; (3 x
12,5)/100; 15/100; 25/100
40/100; 37,5/100; 15/100; 25/100
Urutannya : 15%; 0,25; 3/8;
0,4
7. UN 2014
Pak
Reza mempunyai alumunium 8 ½ m dan menambah lagi 1 ¼ m. Untuk membuat pintu
diperlukan 7 3/5 m, sisa alumunium Pak
Reza adalah ………………….
Jawaban :
Selamat Berlatih.
Salam,
Mas Admin
No comments:
Post a Comment